Skip to content
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Cahaya Pengharapan Ministries

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Cahaya Pengharapan Ministries

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

  • Home
    • Sample Page
  • Khotbah
  • Artikel
  • Inspirasi
  • Renungan
  • Home
    • Sample Page
  • Khotbah
  • Artikel
  • Inspirasi
  • Renungan
Close

Search

Subscribe
Cahaya Pengharapan Ministries

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

Cahaya Pengharapan Ministries

Menerangi Jalan Anda Menuju Allah Sumber Pengharapan

  • Home
    • Sample Page
  • Khotbah
  • Artikel
  • Inspirasi
  • Renungan
  • Home
    • Sample Page
  • Khotbah
  • Artikel
  • Inspirasi
  • Renungan
Close

Search

Subscribe
Home/Inspirasi/Ketidak-percayaan Kita
InspirasiRenungan

Ketidak-percayaan Kita

Oswald Chambers |

“…Janganlah khawatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah khawatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai.  Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?” – Matius 6.25

Yesus menyimpulkan sikap berhati-hati yang wajar di dalam kehidupan seorang murid sebagai ketidak-percayaan. Jika kita sudah menerima Roh Allah, Roh itu akan menerobos masuk ke dalam hidup kita, seolah-olah menanyakan, “Sekarang, di manakah Aku dalam hubungan ini, apakah di dalam perjalanan wisata yang sedang engkau rencanakan, ataukah di dalam buku-buku yang hendak engkau baca ini?” Dan Dia akan selalu menekankan kepada pokok itu agar kita belajar untuk menjadikan Dia sebagai bahan pertimbangan kita yang utama. Setiap kali kita menempatkan hal lain sebagai hal yang lebih utama, maka akan terjadi kekacauan dan kebingungan.

“…Janganlah khawatir akan hidupmu…” Janganlah menaikkan beban yang menopang hidup Anda ke atas pundak Anda sendiri. Kekhawatiran itu bukan saja salah tetapi sebenarnya adalah suatu bentuk ketidak-percayaan; merasa khawatir artinya kita tidak percaya bahwa Allah akan memperhatikan hal-hal praktis dalam kehidupan yang membuat kita khawatir.

Apakah yang dikatakan oleh Yesus sebagai hal yang akan menghimpit mati firman yang telah Ia taburkan di dalam kita? Apakah si Jahat? Bukan – “kekhawatiran dunia” (Matius 13.22). Yang selalu menimbulkan masalah adalah kekhawatiran-kekhawatiran kita yang sepele. Kita berkata, “Aku tidak akan percaya bila aku tidak melihat” – di situlah awal dari ketidak-percayaan. Satu-satunya obat penawar bagi ketidak-percayaan adalah ketaatan kepada Roh.

Perkataan Yesus yang paling besar(greatest) kepada murid-Nya adalah “penyerahan” (abandonment).

(Renungan di atas dikutip dari “My Utmost for His Highest” oleh Oswald Chambers)

Author

urbcv

Follow Me
Other Articles
Previous

Jangan Kamu Menghakimi, Supaya Kamu Tidak Dihakimi

Next

Peringatan tentang Mendambakan Keberhasilan Spiritual

Copyright 2026 — Cahaya Pengharapan Ministries. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme